13 Maret 2015

INDONESIA TIMBUN PASUKAN ELIT





TNI memang diambang superior, dalam kondisi damai dan tidak dalam kondisi konfrontasi dengan negara manapun tapi militer Indonesia ini selalu dalam kondisi siap siaga perang.
Mulai dari tingkat Batalyon sampai (terutama) pasukan komando khusus. Dan yg paling misterius adalah unit detasemen inti khusus (contoh: Denjaka AL) yang banyak tersebar di tiap angkatan, TNI selalu dalam kondisi siaga perang.

BERHITUNG MEMILIH MATA DAN TELINGA NKRI



 
Radar Rusia Akhiri Era Pesawat Tempur Stealth ?
Seorang ahli militer Rusia telah menyatakan sesuatu yang tampaknya mengerikan bagi Amerika Serikat. Adalah Dr. Igor Sutyagin, yang mengklaim bahwa pesawat tempur dan pesawat pembom siluman tidak akan dapat terus tersembunyi seiring teknologi radar musuh yang semakin baik. Militer Amerika telah menghabiskan banyak waktu, tenaga dan dana untuk mengembangkan pesawat-pesawat tempur siluman, dan hingga kini pun masih terus dilakukan. Dan apabila pesawat-pesawat siluman itu hanya akan kalah dari sistem pertahanan udara yang nilai investasinya jauh lebih murah, maka benar-benar sangat menyakitkan.

12 Maret 2015

ICAL BOLEH TERJUNGKAL TAPI SU 35 PANTANG DITENTANG

 

Akhirnya, TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pesawat F-5 yang telah dipensiunkan kemarin.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyampaikan, keputusan pembelian pesawat tempur tersebut melalui proses yang panjang. Prosesnyawa diawali pembicaraan G to G antara Pemerintah Indonesia dengan Rusia dan dilanjutkan antara Kemhan kedua negara tersebut.

06 Maret 2015

MH370, RETURN TO......... ??



 

"Some are plausible, some are downright absurd. There is, unfortunately, no clear answer as the families of the 239 passengers and crew members — and the rest of the world — wait in agony. Even the most logical hypotheses about what happened to the 64-meter-long (209-foot-long) Boeing 777 have holes. No scenario solves this mystery..."
Pesawat Malaysia MH370 dalam penerbangannya dari Kuala Lumpur menuju Beijing lenyap sudah hampir setahun. Kasus ini menuai tanda tanya besar. Walau banyak pihak telah mengupayakan pencarian di udara, darat maupun laut, namun sampai sekarang belum ada titik terang di manakah lokasi pesawat yang mengangkut 239 orang itu....??

28 Februari 2015

DARI PAPAN CATUR RUSIA, INDONESIA MENATA LANGKAH, MENGEJA GEJALA DUNIA




Ketika itu masih Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang pada Hari Ulang Tahun TNI ke-68 di Skadron Halim Perdanakusuma Jakarta, 5 Oktober 2013, menjanjikan kekuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) RI akan meningkat signifikan dalam waktu dekat hingga akhir tahun 2014. Untuk memodernisasi alutsista sekaligus meningkatkan kualitas sistem pertahanan RI, pemerintah telah menjalin kerjasama dengan industri pertahanan di dalam dan luar negeri. Ucapan Presiden SBY itu bukan omong-kosong. Sejumlah negara pada akhir Oktober tahun itu membeberkan kerjasama pertahanannya dengan Indonesia.

23 Februari 2015

EKSEKUSI MATI, MENEGUHKAN JATI DIRI BANGSA (BALI NINE)



Mr. Abbot menggertak akan menyakiti pihak INDONESIA, didepan para pejabat militer NATO, mr. Abbot mewacanakan mengganti panglimanya dengan panglima yang dianggap sangat keras terhadap pihak Indonesia. konyol bin menggelikan, LOL. Indonesia kukuh tak bergeming, atas aksi sok jago tetangganya tersebut yang seolah sedang menyiapkan sebuah operasi militer demi menyelamatkan 2 gembong narkoba, pihak RI pun menyambut tantangan ini dengan satu opsi, " LU JUAL, GUE BORONG !! ". TNI menggelar siaga satu. Panglima TNI tak main-main menerima ajakan duel terselubung paling mendebarkan itu. Sontak beberapa kalangan dan masyarakat Australia kaget dan misuh melihat aksi Abbot yang menggambarkan kebodohan dan kegegabahan dalam diplomasi internasionalnya. Tak kurang bahkan Menlu dan beberapa anggota kabinetnya pun merasa kecewa. Banyak diantara politisi senior yang menyarankan Abbot untuk berkunjung dan menemui presiden RI di Jakarta guna negosiasi ulang.

19 Februari 2015

DEMI IBU PERTIWI KEMBALI



 

Negara ini sedang demam, bangsa ini sedang meriang sehingga banyak geletar yang terasa membuat seolah limbung dan goyah. Negara ini akan hancur ?? Nonsense alias Omong kosong ae,

17 Februari 2015

DEMI IBU PERTIWI


 
Langgam Pawitan 
Ketika kesempatan untuk menjadi bangsa yang besar dan disegani terbuka lebar, tentu tak banyak bangsa lain dimuka bumi ini yang mengamini dan menghendaki. Tak mustahil  mereka berkonspirasi untuk mencegah lahirnya bangsa superior selain mereka atau kelompok kepentingan mereka saja. Segala tipu daya dilakukan, konspirasi jahat diterapkan tanpa peduli batasan kedaulatan ataupun sanggup melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

15 Februari 2015

DEJAVU.....(CLUE CORNER ALUTSISTA TNI)


 

"Siapa pun boleh mencoba ketahanan udara kami saat ini. Kami telah menyiapkan jet pemburu di beberapa titik, bahkan jika perlu, sebuah rudal maut akan meluncur dari belahan dunia lain".

27 Januari 2015

MENGINTIP DRAFT ALUTSISTA TNI DI SAKU JOKOWI

Su-35 paling di favoritkan oleh masyarakat sebagai pengganti F-5E/F TNI AU. 

Presiden Jokowi sudah bertekad menjadikan militer Indonesia bergigi dan bertaring dengan melakukan pembelanjaan berbagai alutsista.  Prediksi nilai belanja itu minimal mencapai US$ 20 milyar mulai tahun ini dan lima tahun ke depan. Andi Widjajanto sebagai seorang cendikiawan pertahanan adalah salah satu pemberi semangat Presiden untuk menguasai seluk beluk pertahanan berikut sista yang sesuai dengan kebutuhan pertahanan NKRI....

 
Menunggu hasil perburuan dan kedatangan lanjutan berbagai alutsista yang sudah dipesan sebelumnya antara lain jet tempur F16 setara blok 52, MBT Leopard 2, Roket Astross, Artileri Caesar Nexter, Hercules, CN295, Radar dan lain lain, membuat momentum tanya kemampuan pemerintahan baru NKRI dalam upaya perkuatan militer, seringlah diuji dan diteliti. Presiden dengan background sipil tentu wajar jika dicurigai gaptek tekhnologi militer alutsista terkini. Tapi tentu bukan alasan sipil atau berlatar militerlah yang menjadi penentu kemaslahatan negeri ini. Dalam hal hankam,

29 April 2014

SECARIK SURAT DARI PUNGGAWA LAUTAN, TABAH SAMPAI AKHIR



Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Slamet Soebijanto mengatakan, penambahan kapal selam itu sangat dibutuhkan mengingat dua pertiga wilayah Indonesia merupakan lautan.

Sementara alat sistem utama pertahanan (alutsista) untuk mendukung operasi laut masih jauh dari batas ideal minimum pertahanan. Untuk mendukung pertahanan laut, minimal Indonesia harus memiliki 12 kapal selam.

05 Desember 2013

SADAP DEMI MENAHAN LAJU MILITER INDONESIA



Dalam perspektif politis, Australia memandang Indonesia sebagai ancaman, selain itu  juga menempatkan India dan China sebagai kekuatan level merah. Perkembangan situasi hankam di kawasan Laut Pasifik Selatan, menjadi perhatian Australia dengan kerjasamanya bersama Amerika. Pada pemerintahan Kevin Ruud Australia berposisi anti India dan China, pada posisi ini menempatkan Australia terpaksa menganggarkan membeli F-35. Belum efektif berjalan telah muncul superior Flankers Rusia lainnya SU-35 BM yang membuat F-35 kembali menjadi diragukan kemampuannya. Dalam skenario berikutnya, pemerintahan Julian Gillard, Australia harus bersalto agar bisa mendekati India dan bermanuver unik demi menjadi sekutunya. Hal itu perlu dilakukan  agar berpeluang bisa mendapatkan kesempatan memiliki Sukhoi T-50 PAK FA dan secara licik memberikan kesempatan pada NATO untuk mengorek tekhnologinya. Apalagi demi mengingat kekuatan China dan Indonesia yang sudah menjadi begitu lihai dan luar biasa dengan skuadron Flankersnya.

27 November 2013

ULAH SELATAN, MEMANCING KEKUATAN SENYAP MILITER INDONESIA

Memanasnya isu penyadapan yang dilakukan Australia terhadap para pejabat negara Indonesia, membuat retaknya hubungan Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia menuju lubang hitam semakin menganga. Perang sentimen ipoleksos bermunculan disegala lapisan masyarakat kedua negara. Beberapa perkembangan pemerintah terkait bernuansa politis dan militerpun terjadi, dari sekedar dukungan serangan hacker, adu jijik via tweet hingga penambahan personel militer seperti penambahan anggota marinir AS di Darwin lalu dibalas dengan penarikan personel TNI yang sedang melakukan latihan bersama militer Australia beberapa waktu lalu oleh Indonesia. Beberapa harian lokal menmberitakan aktifitas militer dipangkalan AS dan Australia mulai meningkat berikut memuat analisis kekuatan tempur kedua negara. Namun, peningkatan aktifitas militer Indonesia nampaknya tak terlalu menyolok dilakukan kendati semua tahu jika TNI begitu serius meningkatkan eskalasi pergerakan kekuatan tempur kesekitar perbatasan demi menjaga kemungkinan yang bisa segera terjadi.

20 November 2013

PM AUSTRALIA AROGAN DEMI DENDAM, MENEPIS SEJARAH SUPERIOR INDONESIA ERA TRIKORA

Tolak Minta Maaf, Perdana Menteri Australia Arogan
PM Australia MENOLAK meminta maaf terkait aksi penyadapan badan intelijen negara itu terhadap Presiden SBY, first lady, JK dan sejumlah menteri Indonesia. Sikap arogannya seolah ingin memuaskan dendam sejarah atas superioritas Indonesia terhadap Australia di era 60-an atau membungkam opini kekalutan pemerintahannya yang merasakan pergerakan diplomatis kekuatan politik internasional, ekonomi dan  militer Indonesia dewasa ini. Maklum, para dukun klenik moyangnya menganggap Indonesia adalah bagian inti dari ramalan kehadiran musuh dari utara. 

"Semua pemerintahan mengumpulkan informasi dan setiap pemerintahan tahu bahwa pemerintahan yang lain juga mengumpulkan informasi, Jangan harap Australia akan meminta maaf karena telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi negara baik sekarang maupun di masa lalu. Demikian juga negara lain, tidak akan meminta maaf karena mengambil tindakan serupa dengan yang dilakukan oleh pemerintahnya. "  
(Tony Abott dalam pidatonya di hadapan parlemen Australia).

14 November 2013

SIMPATI UNTUK LUKA DUKA TOPAN SUPER HAIYAN DI FILIPHINA

 


Raut bumi yang menua, sentuhan matahari yang meredup rupanya masih jauh dan sangat dalam ketika menyembunyikan misteri kekuatan super dahsyatnya. Topan haiyan meski telah terprediksi kedatangan dan arahnya oleh para ahli namun ternyata tak sanggup mencegah banyaknya jatuh korban jiwa, harta dan benda yang sedemikian besar ketika topan itu hadir lebih cepat, dahsyat dan beringas menyergap apa saja. Tiba-tiba alam seolah menjadi kekuatan liar yang tak mampu dijinakkan oleh pola intelektualitas dan tekhnologi modern yang digadang-gadang mampu menyerupai kehebatan tongkat Nabi Musa oleh sekumpulan manusia yang mengagungkan kejeniusannya.

12 November 2013

DUKA TNI AD DI KALTARA TAK SURUTKAN "ONE NATION" ALA HACKER INDONESIA




Momen bersejarah menyambut Hari Pahlawan 10 november 2013 diwarnai duka di ujung perbatasan Indonesia. Beberapa putra terbaik republik ini gugur dalam pengabdiannya meneruskan amanah dan cita-cita dari para pejuang kemerdekaan RI. Seluruh bangsa menyampaikan turut berbela sungkawa kepada mereka yang menjadi korban kecelakaan Helikopter MI-17 milik TNI AD.

31 Oktober 2013

INDONESIA SIAGA KONFLIK LAUT CINA SELATAN

 
Asumsi publik yang miris, sinis dan getir akan geliat serta hiruk-pikuk politik super glamour menjelang 2014 ini tentu terasa wajar jika melihat banyaknya kekuatan luar (asing) turut bermain, baik secara langsung maupun tak langsung terhadap dinamika politik di Indonesia saat ini. Berat hati rasanya mencerna logika jika menemukan korelasi makna pesta demokrasi itu sendiri bagi kepentingan nasional NKRI. Apalagi dengan adegan carut-marutnya situasi perkembangan politik menjelang suksesi 2014. Embuh piye critane, embuh syalala waelah enake. Celakanya, disaat para politisi asyik beradu akting didepan kamera TV, tak terasa sedikit demi sedikit moncong senapan para perompak minyak semakin mendekati halaman negeri. Padahal, sejarah banyak membuktikan

29 Oktober 2013

AKSI SPIONASE, BUKTI KRISIS KEPERCAYAAN DIRI USA DALAM PERAN DIPLOMASI GLOBAL


Ketika berita seputar penyadapan terhadap Presiden SBY saat menghadiri pertemuan puncak G-20 di London 2009 lalu mencuat ke publik, maka serentak mengundang reaksi keras  kalangan masyarakat dan pemerintah Indonesia. Presiden SBY sendiri dikabarkan serius mengikuti isu tersebut bahkan telah memantau sebelumnya melalui kawat KBRI dan BIN tentang kasus penyadapan ini sejak Juni lalu. Sikap berang pemerintah RI masih nampak rapi meski sebagian besar kalangan bangsa meradang. Namun pemerintah dalam gaya diplomatisnya terkesan lemah  menyikapi aksi memuakkan tersebut.

24 Oktober 2013

KEGELISAHAN SETELAH INDONESIA SETARAKAN KEKUATAN MILITERNYA


Bila persaingan senjata itu akhirnya nampak begitu nyata.....
Maka moncong senapan dan senjata pembunuh massal lainnya telah mengarah ke dada kita, mereka dan anda juga. Kalian yang memulai maka kami dan mereka hanyalah mengimbangi dengan tak kalah semangatnya dalam mengisi arsenal dan perbarui alutsista.

07 Oktober 2013

KOMPILASI RUMIT STRATEGI MILITER INDONESIA



Konsep Militer Indonesia dianggap terlalu teduh bagi para pengamat militer dunia. Namun tentu menjadi hal yang wajar jika TNI dengan membaca keterbatasan alutsista yang dimilikinya kemudian membentuk sikap militer yang cenderung berupa self defence.
Berkonsep dengan perang di wilayah sendiri tentunya, untuk mengusir agresor atau mengawasi flash point. Hal inilah yang kemudian mulai disingkirkan dari benak para perwira  tinggi TNI saat ini dan berubah jadi pola pikir dengan kemampuan TNI memukul atau menyerbu lawan pada tingkat  mematikan.