NEW YORK – Israel bereaksi keras atas hasil pemungutan suara Majelis Umum (MU) PBB yang meningkatkan status Palestina dan mengakuinya sebagai negara, Kamis (29/11/2012).
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, langsung merespons cepat dan mengutuk Abbas atas kritiknya terhadap Israel. Netanyahu menyebut pidato Abbas tentang tuduhan terhadap Israel itu “keji dan meracuni” serta penuh dengan propaganda palsu.
“Kata-kata itu tidak keluar dari orang yang menginginkan perdamaian,” tandas Netanyahu dalam pernyataan yang dikeluarkan kantornya Israel.
Dari 193 negara anggota MU, 138 negara memberikan suara setuju, sembilan abstain dan 41 negara menolak. Sedangkan tiga negara lainnya tidak ambil bagian dalam pemungutan suara.





Innocence of Muslims