05 Desember 2012

PARLEMEN RI BERAKSI DI PALESTINA



DISAMBUT HANGAT HAMAS
Parlemen Gerakan Islam Palestina (HAMAS) yang menguasai Jalur Gaza menyiapkan akomodasi dan kendaraan untuk delegasi DPR-RI.
Kepastian kesiapan akomodasi oleh pihak Gaza disampaikan oleh Kepala Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Amman, Yordania, Muhammad Sahrul Murajjab di Al Arisy.
Sahrul bersama Duta Besar RI untuk Mesir, Nurfaizi Suwandi dan Ketua Delegasi DPR-RI Mahfudz Siddiq dalam pertemuan itu menyampaikan penjelasan singkat di hadapan rombongan Indonesia tentang persiapan ke Gaza.
Palestina merupakan wilayah akreditasi KBRI Amman, maka pengurusan kunjungan DPR ke Gaza dilakukan koordinasi bersama dengan pihak KBRI Kairo.
Menurut Sahrul, awalnya pihak KBRI Amman menanyakan biaya akomodasi hotel di Gaza untuk penginapan delegasi DPR, namun parlemen Gaza bersedia menyiapkannya secara gratis.
Akomodasi yang disiapakan perlemen tersebut berjumlah 20 orang.Selain akomodasi, parlemen HAMAS juga menyiapkan jemputan bus dari Rafah ke Gaza.
Rombongan Indonesia beranggotakan 39 orang, terdiri atas delapan anggota DPR, selebihnya adalah wartawan dan perwakilan beberapa lembaga bantuan kemanusiaan termasuk Dompet Dhuafa dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

04 Desember 2012

PERJALANAN JOKOWI DARI SOLO KE DKI



“Jokowi itu pemberian nama dari buyer saya dari Prancis,” demikian tutur Wali Kota Solo, Joko Widodo, saat ditanya asal muasal nama Jokowi yang kini disandangnya. Jokowi mengatakan bahwa begitu banyak nama dengan nama depan Joko yang jadi eksportir mebel kayu. Pembeli dari luar bingung untuk membedakan, Joko yang ini apa Joko yang itu. Makanya, dia terus diberi nama khusus, ‘Jokowi’ sebagai panggilan pembeda dari Joko-Joko lainnya. Panggilan itu kemudian melekat sampai sekarang. Di kartu nama yang dia berikan tertulis, Jokowi, Wali Kota Solo. Belakangan dia mengecek, di Solo yang namanya persis Joko Widodo ada 16 orang.

02 Desember 2012

KHAS, DUEL EL CLASICCO " MELAYU " AFF SUZUKI CUP 2012


Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat mengecam terhadap ulah suporter Malaysia dalam piala AFF yang telah menghina nama Indonesia.

Ketua LKAAM Sumbar Sayuti Dt Rajo Pangulu di Padang, Jumat menyatakan, tindakan suporter Malaysia yang menghina Indonesia tersebut harus diusut, dan pihak pemerintah harus menyurati pemerintah Malaysia untuk melakukan pengusutan tersebut.

"Kita dari LKAAM melihat video tersebut, dan mengecam atas tindakan yang dilakukan suporter itu, namun kita juga yakin tindakan tersebut ada yang menyusupi, sebab itu harus ada tindak lanjut dari pemerintah kita, untuk meminta pihak pemerintah Malaysia melakukan pengusutan kasusu itu," kata Sayuti.

Dia menambahkan, masyarakat Malaysia dan Minangkabau itu sebenarnya bersaudara, namun dengan penghinaan terhadap negara ini, yang dilakukan oleh sekelompok orang dapat memperuncing hubungan saudara antara masyarakat Minangkangkabau dan Indonsesia secara umum dengan Malaysia.

Hal tersebut dinyatakan ketua LKAAM Sumbar tersebut terkait video yang ada di jejaring sosial Youtube, dimana terlihat adanya suporter menyanyikan lagu yang menghina nama Indonesia, yang diunduh pada 27 November 2012, berdurasi satu menit 48 detik, dan video tersebut hingga saat ini telah dilihat oleh 104,530 orang.

"Sikap tersebut sepatutnya tidak perlu dilakukan, sebab sebagai bangsa serumpun dan tetangga seharusnya saling menghargai," ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagai bangsa kita patut tersinggung atas peristiwa penghinaan ini, sebab itu pemerintah Indonesia perlu membuat nota protes terhadapa pemerintah Malaysia atas penghinaan tersebut.

Terkait penghinaan tersebut, Sayuti juga menjelaskan, seharusnya event olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas, tidak dirusak dengan hal yang mencederai semangat kebersamaan dan persatuan.

Sehubungan dengan itu, terkait akan adanya pertemuan antara tim sepakbola Inonesia menghadapi Malaysia di penyisihan grup Piala AFF, ia juga mengimbau agar suporter Indonesia memiliki semangat anti kekerasan dan anti rasisme.

"Pendukung timnas Indonesia di Malaysia, semoga tetap tenang dan jangan terpancing karena kasus ini, WNI harus tetap menjaga nama baik bangsa dan negara di mana pun mereka berada, kita serahkan sepenuhnya pada pihak yang berwenang di negara itu, untuk pengusutannya, untuk menjaga hubungan baik kita bertetangga," jelasnya.



30 November 2012

Jadwal Lengkap AFF Suzuki Cup 2012, Hasil Kualifikasi & Jalur Menuju Final



BABAK KUALIFIKASI
Kamboja Kamboja Timor Leste Timor Leste Myanmar Myanmar Brunei Darussalam Brunei Laos Laos
  
5 Oktober
15:00
1 - 5 Thuwunna Stadium, Yangon
5 Oktober18:00 1 - 0 Thuwunna Stadium, Yangon
7 Oktober15:00 1 - 2 Thuwunna Stadium, Yangon
7 Oktober18:00
Laos Laos
1 - 0 Thuwunna Stadium, Yangon
9 Oktober15:00 2 - 3 Thuwunna Stadium, Yangon
9 Oktober18:00 3 - 1
Laos Laos
Thuwunna Stadium, Yangon
11 Oktober15:00 1 - 3
Laos Laos
Thuwunna Stadium, Yangon
11 Oktober18:00 3 - 0 Thuwunna Stadium, Yangon
13 Oktober15:00
Laos Laos
0 - 0 Thuwunna Stadium, Yangon
13 Oktober18:00 2 - 1 Thuwunna Stadium, Yangon

*Waktu pertandingan adalah waktu setempat atau lebih lambat 30 menit dibandingkan Waktu Indonesia Barat (WIB).

TANGKAPAN BESAR MABES POLRI, 250 kg SHABU


Direktorat Narkoba Mabes Polri menangkap sindikat narkoba internasional di sebuah rumah di Perumahan Citra I, Kalideres, Jakarta Barat. Lima tersangka yang satu diantaranya warga Malaysia, berhasil diamankan dengan barang bukti berupa serbuk sabu seberat 252 kilogram.

Menurut Kepala Bagian Reserse Kriminal Markas Besar Replubik Indonesia, Komisaris Jendral, Sutarman, warga negara Malaysia yang ditangkap berinisial YAP (33). Sedangkan empat lainnya, SOF (65), FAT, IW (42) dan SAE (35), adalah warga negara Indonesia.

MARKAS POLISI PIRIME DISERANG, TEWASKAN KAPOLSEK DAN DUA ANGGOTA




Aksi penyerangan Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap Polsek di Papua tidak hanya menyebabkan Kapolsek Pirime Ipda Rofli Takubesi meninggal, tapi juga dua polisi lainnya. Polisi memburu pelaku tak dikenal tersebut.
Penyerangan Mapolsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Polres Jayawijaya, dilakukan sekitar pukul 06.00 WITA, Selasa (27/11/2012).

Kabid Humas Polda Papua AKBP I Gede Sumerta Jaya menyatakan, dalam penyerangan polsek tersebut, OTK mengeksekusi mati tiga anggota polisi yang sedang bertugas. Ketiga korban meninggal, yakni Kapolsek Ipda Rolfi Takubesi bersama dua anggotanya, yakni Brigpol Jefrey Rumkoren dan Briptu Daniel Makuker.

"Tim identifikasi sudah di lokasi untuk mengevakuasi jenazah," katanya di Jayapura.

Berdasarkan data lapangan yang dihimpun wartawan, anggota Polsek Pirime sudah berusaha minta bantuan ke Polsek Tiom. Namun, saat dalam perjalanan, mereka pun dihadang OTK.

Saat ini, anggota yang meninggal dunia masih di Mapolsek Pirime. Sementara tim identifikasi sudah menuju ke TKP guna mengevakuasi jenazah.