Mantan cadangan Angkatan Laut Amerika Serikat membunuh 12 orang saat mengamuk di pangkalan tentara di jantung Washington pada Senin sebelum tewas dalam baku tembak dengan polisi.
Banyak pertanyaan tentang insiden penembakan di Markas Angkatan Laut Amerika serikat di Washington. Apalagi, sang pelaku juga tewas dalam insiden itu.
Setelah pemeriksaan sidik jari, pihak berwenang mengatakan pria bersenjata itu adalah Aaron Alexis, 34 tahun, mantan personel angkatan laut. Awalnya pihak berwenang mengatakan mereka tengah mencari kemungkinan tersangka kedua: pria kulit hitam 50 tahun dengan senapan, mengenakan seragam militer warna zaitun. Namun kemudian mereka menegaskan bahwa Alexis adalah pelaku tunggal.
Bagi publik AS, tewasnya pelaku membuat insiden ini tetap menjadi teka-teki. Situs berita NBC News mencoba merangkai beragam pertanyaan yang mengemuka seputar insiden itu. Berikut analisis mereka:
1. Mengapa dia melakukan penembakan?
Banyak pertanyaan tentang insiden penembakan di Markas Angkatan Laut Amerika serikat di Washington. Apalagi, sang pelaku juga tewas dalam insiden itu.
Setelah pemeriksaan sidik jari, pihak berwenang mengatakan pria bersenjata itu adalah Aaron Alexis, 34 tahun, mantan personel angkatan laut. Awalnya pihak berwenang mengatakan mereka tengah mencari kemungkinan tersangka kedua: pria kulit hitam 50 tahun dengan senapan, mengenakan seragam militer warna zaitun. Namun kemudian mereka menegaskan bahwa Alexis adalah pelaku tunggal.
Bagi publik AS, tewasnya pelaku membuat insiden ini tetap menjadi teka-teki. Situs berita NBC News mencoba merangkai beragam pertanyaan yang mengemuka seputar insiden itu. Berikut analisis mereka:
1. Mengapa dia melakukan penembakan?

