27 Juni 2012

NARKOBA INDONESIA (Say No To Drugs)




WOOWWW..........Sobat perhatikan ini, mari kita tengok sejenak data statistik dibawah dan itu terjadi serta tercatat baru dinegeri kita ini.

Statistik Pengguna Narkoba Di Indonesia

Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Sekitar 3,8 Juta Orang (Data BNN 2011), Atau Sekitar 1,5 Persen Dari Jumlah Total Penduduknya. Dari Jumlah Tersebut, Kebanyakan Menggunakan Narkotika Dengan Alat Bantu Berupa Jarum Suntik, Celakanya Pengguna Narkoba Mayoritas Berada Pada Usia Produktif dan 60 Persennya Terjangkit Virus HIV/AIDS Akibat Menggunakannya, Serta Sekitar 15.000 Orang Meninggal Sia-Sia Setiap Tahunnya Atau 40 Orang Setiap Harinya Karena Menggunakan Narkoba.

26 Juni 2012

SAVE SYRIAN CHILDREN (Suriah_Perang)



Bara yang semakin menyala di Suriah terus membakar dan menghanguskan asa damai, entah sampai kapan gejolak perang berakhir. Padahal telah ribuan jiwa melayang dan tak terukur harta benda yang hilang, bangunan musnah dan terbakar. Mereka telah lebih suka berbicara dengan senjata berlumuran darah tanpa peduli anak-anak dan wanita yang terdera luka dan berurai airmata berlarian tak tentu arah. Apalah yang sebenarnya terjadi ?

25 Juni 2012

PILKADA JAKARTA (VOTE DKI 1)



Angin Sorga yang berhembus di DKI makin kuat terasa, semua calon gubernur DKI berusaha meyakinkan publik bahwa merekalah yang paling layak dan paling cocok untuk menjadi DKI 1. Dengan lantang mereka berjanji bahwa banjir bukanlah momok bagi penghuni Jakarta jika mereka terpilih. Kemacetan akan terurai hingga tak perlu sorot deretan mobil disepanjang jalan Jakarta yang bisa membuat salah paham allien hingga tiba-tiba mendaratkan pesawat luar angkasanya ditengah-tengah kota gara-gara dikira sinyal traffict landasan koloni mereka barangkali :-P .

PIRLO, SANG PENAKLUK THE THREE LIONS (Kuda Hitam EURO 2012)


Aku percaya, Andrea Pirlo lah yang melakukan keajaiban bagi Azzurri. Keunikan tendangan chip dan ketenangannya dalam mengekskusi penalti ke gawang Joe Hart membuat down para algojo the three lions. Bagi publik bola tentu meyakini bahwa Italia layak menyandang julukan sikuda hitam di EURO 2012, laju tim ini memang pelan namun pasti dan hasilnya layak diperhitungkan oleh tim-tim unggulan eropa lainnya. Dan jangan lupa bagi anda yang mungkin sedikit ragu dengan kemampuan Gli Azzurri untuk menyandang gelar terhormat di EURO 2012, Pirlo masih menjanjikan kejutan-kejutan dalam aksi berikutnya. Sedikit replik dari hasil pertandingan kemarin yang kusadur dari berbagai info dan berita maka kurangkum disini dengan sedikit polesan tanpa mengurangi makna beritanya. Salam.......

22 Juni 2012

KECELAKAAN FOKKER 27 TNI AU


Insiden kedua Fokker 27 TNI AU
Pesawat Fokker 27 milik TNI AU hancur setelah jatuh di Perumahan Rajawali, sekitar Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (21/6/2012). Sebanyak 7 awak serta 3 orang warga meninggal dunia. Pesawat lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma pukul 13.10 WIB untuk misi latihan rutin dan jatuh pukul 14.45 WIB. Penyebab kecelakan Fokker F-27 yang jatuh di kawasan Halim Perdanakusuma Jakarta Timur hingga kini masih dalam penyelidikan. Pesawat yang dikemudikan Mayor Heri Setyawan dan mengangkut enam awak lainnya, memiliki 14.936 jam terbang, sedangkan copilot Lettu Paulus Adi Prakoso di Fokker F-27 128 jam, Letda Ahmad Syahroni di Fokker 27 87 jam. Sesuai dengan sistem kalender, masih ada 23 hari sisa pemeliharaan, 3 bulan sekali diperiksa. Pesawat latih Fokker 27 milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang jatuh diketahui dalam kondisi laik terbang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Sub Dinas Penerangan Umum, Kolonel Agung Sasongkojati.

18 Juni 2012

DJARUM INDONESIA SUPER SERIES PREMIER 2012


Lima Gelar, Lima Negara
Perhelatan Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 mempertontonkan kekuatan bulutangkis lima negara. Bagaimana tidak? lima gelar yang diperebutkan berhasil direbut oleh lima negara berbeda. Kemenangan di buka oleh China, mereka meraih gelar melalui ganda putri yang memang sudah diperebutkan oleh sesama China. Unggulan pertama, Wang Xiaoli/Yu Yang berhasil mengatasi unggulan dua, Zhao Yunlei/Tian Qing. Mereka berhasil menang dengan 17-21, 21-9 dan 21-16. Berikutnya, giliran negeri ginseng Korea yang mendapatkan gelar juara. Juara DIO 2009, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae kembali menjadi juara usai mengalahkan ganda nomor satu Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, 23-21, 19-21 dan 21-11. 
Pesta beralih ke India, Saina Nehwal sukses untuk ketiga kalinya meraih gelar juara di Istora. Lagi-lagi ia berhasil menundukkan tunggal China, adalah Li Xuerui yang menjadi korbannya kali ini, Saina menang dramatis 13-21, 22-20 dan 21-19. Keempat, giliran tuan rumah yang bersorak sorai usai Simon Santoso berhasil mengakhiri paceklik gelar Indonesia dirumah sendiri. Ia mengalahkan Du Pengyu, lagi-lagi dengan tiga game. Menang 21-18, Simon kalah 13-21 di game kedua untuk kemudian menang 21-11 di game terakhir. Partai kelima mempertemukan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang berhadapan dengan Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam. Harapan tuan rumah untuk menambah gelar harus kandas usai jagoannya dikalahkan dengan 17-21, 21-17 dan 13-21. Satu gelar untuk Thailand. Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kembali harus puas menjadi runner up Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012. Pencapaian yang sama yang mereka raih di tahun 2011 lalu.

Koreksi Buat PBSI, Sinyal Bagi Persiapan Olimpiade
Di final yang berlangsung di Istora, Tontowi/Liliyana harus mengakui keunggulan ganda Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dalam pertarungan tiga game. Kalah 17-21 di game pertama, Tontowi/Liliyana sempat memberikan harapan usai bisa meraih game kedua dengan 21-17. Namun, mereka kembali terbawa irama permainan lawan dan kemudian menyerah 13-21.
"Saya merasa terlalu percaya diri bisa mengalahkan Thailand, tetapi jadinya permainan kami malah tidak keluar," ujar Tontowi tentang kekalahannya.
Sementara Liliyana mengungkapkan bahwa kekahalan ini akan menjadi bahan evaluasi mereka untuk menghadapi Olimpiade London yang akan digelar akhir Juli sampai Agustus mendatang.
"Kami sudah berusaha yang terbaik, tetapi pasangan Thailand juga memang tengah berada di top performance mereka, ini menjadi bahan untuk introspeksi permainan kami," katanya.
Disisi lain, pasangan Thailand pun berujar bahwa mereka adalah salah satu rival tertangguh mereka. Dengan kemenangan ini, pasangan Thailand akan langsung kembali ke tanah airnya untuk mempersiapkan diri di Olimpiade 2012 mendatang. "Pemain-pemain Indonesia memiliki teknik yang bagus, tetapi mungkin hari ini mereka tampil dibawah tekanan," ujar Sudket.
Kekalahan Tontowi/Liliyana ini adalah kekalahan pertama mereka atas pasangan Thailand, setelah di tiga pertemuan sebelumnya di event BWF (Federasi Bulutangkis Dunia) mereka selalu berhasil menang. 
(Berbagai Info_berita)